Data Siswa
By : Unknown| NISN |
: 9980172314 |
| Nama |
: Ferdauzi Ongko Purwanto |
| Jenis Kelamin | : Laki Laki |
| Tempat Lahir |
: Magetan |
| Tanggal Lahir |
: 29 Juni 1998 |
Olahraga Futsal
By : Unknown
Olahraga Futsal
Saat ini olahraga futsal sangat digandrungi oleh berbagai kalangan mulai dari orang dewasa hingga anak-anak sangat senang bermain futsal . Bahkan tidak hanya anak laki-laki sekarang banyak sekali tim futsal perempuan . Berikut beberapa hal tentang olahraga yang satu ini ..
Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.
Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala.
Sejarah Futsal
Futsal dipopulerkan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California.
Peraturan
Luas lapangan
- Ukuran: panjang 25-43 m x lebar 15-25 m
- Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
- Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari masing-masing tiang gawang
- Titik penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
- Titik penalti kedua: 10 m dari titik tengah garis gawang
- Zona pergantian: daerah 5 m (5 m dari garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
- Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
- Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif
Bola
- Ukuran: 4
- Keliling: 62-64 cm
- Berat: 0,4 - 0,44 kg
- Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
- Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu bahan tak berbahaya)
Jumlah pemain (per team)
- Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
- Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 (tidak termasuk cedera)
- Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
- Jumlah wasit: 2
- Jumlah hakim garis: 0
- Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
- Metode pergantian: "pergantian melayang" (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
- Dan wasit pun tidak boleh menginjak arena lapangan , hanya boleh di luar garis lapangan saja , terkecuali jika ada pelanggaran-pelanggaran yang harus memasuki lapangan
Lama permainan
- Lama normal: 2x20 menit
- Lama istirahat: 10 menit
- Lama perpanjangan waktu: 2x5 menit (bila hasil masih imbang setelah 2x20 menit waktu normal)
- Ada adu penalti (maksimal 5 gol) jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai
- Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
- Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit
Kabupaten Magetan
By : Unknown
Kota Wisata Magetan
Kabupaten Magetan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten Magetan terletak di kaki gunung
lawu sehingga memiliki udara yang masih sejuk.
Batas-batas wilayah kabupaten Magetan :
·
Batas Utara : Kabupaten Ngawi
·
Batas Selatan : Kabupaten Ponorogo dan Wonogiri
·
Batas Barat : Kabupaten Karanganyar
·
Batas Timur : Kabupaten Madiun dan Madiun Kota
Kabupaten
Magetan dipimpin oleh seorang Bupati,dengan jumlah penduduk kurang lebih
621.000.Kabupaten ini sangat terkenal akan banyaknya potensi-potensi alam yang
ada karena wilayahnya sendiri yang terletak di kaki gunung bahkan banyak sekali
wisata alam yang terletak di kabupaten Magetan ini.Contoh potensi yang terdapat
di kabupaten ini adalah tempat pariwisata,Makanan khas,Kerajinan
batik,kerajinan dari bambu,kerajinan dari kulit,dan lain sebagainya.
Berikut Potensi
yang Ada di Kabupaten Magetan:
a. Telaga Sarangan
Telaga Sarangan yang juga dikenal
sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak
di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat
kota Magetan. Telaga Sarangan merupakan
obyek wisata andalan Magetan. Di
sekeliling telaga terdapat hotel Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya
Sarangan dengan berkuda mengitari telaga,
atau mengendarai kapal
cepat. Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan,
tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat
ibadah, dan taman.
b. Telaga Wahyu/Telaga Wurung
Telaga Wahyu terletak sekitar 3 kilometer ke arah
timur dari Telaga Sarangan, yang berjarak sekitar 16 kilometer dari Kota
Magetan. Tepatnya di Desa Ngerong, Kecamatan Plaosan. Telaga ini mempunyai luas
sekitar 10 hektare dan kedalaman sekitar 16 meter. Telaga ini selain digunakan
sebagai tempat rekreasi,tempat pemancingan, juga bisa digunakan sebagai bumi
perkemahan
c. Air Terjun Tirtasari
Berjarak kira-kira 2,5 Km sebelah barat daya
dari Telaga Sarangan, dan dapat ditempuh dengan dengan mobil atau motor sejauh
1,5 km, selebihnya harus ditempuh dengan berjalan kaki atau naik kuda sekitar 1
km. Air Terjun Tirtosari memiliki ketinggian terjunan sekitar 50 meter,
mengalir turun ke bawah melalui celah yang diapit oleh batu-batu terjal. Di
lokasi air terjunnya sudah dibangun dua anak tangga dari beton sehingga mudah
dilewati oleh para pengunjung. Air terjun ini berada di ketinggian 1200 m dpl.
d.
Air Terjun Pundak Kiwo
Terletak
di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur. Air
Terjun Pundak Kiwo teletak di bagian paling atas rangkaian air terjun di desa
Ngancar dan merupakan air terjun paling besar/tinggi dengan ketinggian sekitar
45 meter. Air terjun ini berjarak sekitar setengah jam dari Air Terjun Jarakan
. Jika dipandang dari bawah, letak air terjun ini berada pada sisi kiri lereng
gunung, sehingga disebut Pundak Kiwo.
e.
Sentra Kerajinan Kulit
Sentra
kerajinan kulit di Magetan ini juga tergolong sukses dalam menarik minat
wisatawan untuk berkunjung.Pusat Sentra kerajinan kulit berada di jl.Sawo
Magetan dengan jarak kurang lebih 1 km arah barat dari pusat kota
magetan.Banyak sekali toko-toko kerajinan kulit yang menjual hasil olahan
industri kulit Magetan. Barang-barang hasil olahan industri kerajinan kulit di
Magetan ini kualitasnya tidak kalah dengan barang barang import yang harganya
lebih mahal.Di tempat ini anda juga bisa memesan produk kulit magetan.
f.
Sentra Kerajinan Batik
Sidomukti
Desa yang
merupakan sentra perajin batik di Magetan adalah Desa Sidomukti, Kecamatan
Plaosan. Bagi para wanita di desa ini, menorehkan canting di atas kain bukanlah
hal yang sulit. Sebab keahlian tersebut telah diperolehnya secara turun-temurun
sejak tahun 1970-an.Sekilas, Batik
Sidomukti tidak
jauh berbeda dari batik daerah lainnya. Namun, sebenarnya Batik Sidomukti Magetan mempunyai ciri khusus pada motifnya, yakni motif “Pring Sedapur”
atau serumpum bambu. Motif ini diambil
dari rumpunan tumbuhan bambu yang tumbuh mengelilingi kawasan Dusun Papringan
di Desa Sidomukti.
g.
Jeruk Pamelo
Jeruk
ini dulunya bernama jeruk Bali, dan Departemen Pertanian sudah menggantinya
dengan Nama “pomelo” karena jeruk ini tidak ada kaitannya dengan Bali. Si
buah berkulit bundar hijau ini , merupakan produk pertanian unggulan dari
kabupaten Magetan Buah jeruk yang bernama latin Citrus maxima ini dikatakan unggulan di kabupaten Magetan karena
produksinya yang cukup besar setiap tahunnya.Tetapi jeruk ini hanya ada saat
musimnya saja. Khasiat
jeruk pamelo antara lain: Likopen yang dapat bermanfaat sebagai pencegah
kanker,menurunkan trigliserida yang dapat mengurangi kolesterol, pencegah
anemia, menyembuhkan luka lambung, melancarkan pencernaan, menyehatkan gusi dan
masih banyak lagi
h.
Jrangking
Jrangking
ini adalah sejenis krupuk puli yang dibuat dari ketan dan kelapa. Rasanya
seperti krupuk biasa, namun lebih gurih, terasa ada sari kelapanya, dan agak
keras. Jrangking ini bisa dimakan sebagai lauk atau bisa dimakan sebagai
makanan ringan.Cara
pembuatannya lumayan mudah. Pertama, kita nanakkan ketan.Kemudian ketan itu
dicampur dengan santan (perasan kelapa), garam, dan gula. Kemudian diaduk
sampai adonan merata. Kemudian adonan tadi dipadatkan dan dibentuk kotak.
Kemudian adonan yang sudah berbentuk kotak tadi dipotong tipis-tipis. Potongan
tipis- tipis tadi kemudian dibakar merata.Setelah dibakar ada yang dijemur dulu
dan ada juga yang langsung disajikan.
i.
Kue Bolu
Bolu
rahayu adalah makanan khas Kota Magetan, Jawa Timur, sering juga disebut dengan
roti ndog, roti telur-red) karena bentuknya yang mirip dengan telur yang oval.
Cita rasa dari jajanan ini adalah manis berpadu aroma khas jeruk purut disetiap
gigitanya. Sentra pembuatan bolu rahayu ini ada di Tamanan,Sukomoro,dan
Nitikan.Pada acara acara tertentu bolu rahayu ini sering digunakan untuk
gunungan seperti diacara grebek maulid atau grebek suro.Kue ini adalah
peninggalan pada jaman Belanda.Dulu meeniir meeniir Belanda suka sarapan pagi
dengan kue ini dan sampai pada akhirnya kue ini pun tetap eksis sampai
sekarang di Kabupaten Magetan.
j.
Pertanian Padi
Pertanian
padi di Magetan cukup maju dikarenakan tanah yang subur.Dalam satu tahun petani
padi dapat panen sebanyak 3x yaitu dalam selang waktu kurang lebih 4
bulan.Untuk proses panennya biasanya masih dengan cara tradisional yaitu padi
dipotong batangnya dari akar menggunakan sabit,lalu padi yang sudah dipotong
itu di gepyokkan pada batu sehingga padi rontok dari batang dan daunnya yang
biasa disebut dengan gabah,sebelum gabah di giling menjadi beras gabah harus di
keringkan terlebih dahulu.Panen pada daerah ini hampir selalu berhasil karena
faktor tanah yang subur dan adanya pengairan yang cukup.
SMPN 1 MAGETAN
By : Unknown
Kalian pasti tau kan SMPN 1 Magetan ?
Apalagi orang Magetan , pasti udah tau
bangetttttttt deh
Itu adalah nama Sekolah Menengah Pertama yang didirikan pada tanggal 5 September 1946 di Kabupaten Magetan, tepatnya di Jl.Kartini
no.4 . Ini adalah sekolah favorit di Kabupaten Magetan . Tak heran jika para siswa dan siswi yang
lulus dari Sekolah Dasar menjadikan SMPN 1 Magetan menjadi tujuan utama mereka
untuk melanjutkan pendidikan .
Pada tahun 2007, SMPN 1 Magetan menjadi sekolah RSBI yaitu
Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Sehingga menuntut
sistem pembelajaran di sekolah ini sedikit berubah . Seperti menggunakan dua
bahasa , yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia .Hal ini membuat para siswa lebih mengenal dan memahami Bahasa Internasional
. Dari segi fasilitas pun SMPN 1 Magetan lebih lengkap , seperti di setiap kelas di pasang
projector ,tv,komputer serta printer dan dilengkapi fasilitas wifi di area
sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar . Namun ketika tinggal selangkah lagi untuk bisa menjadi SBI , di tahun 2013 tepatnya tanggal 8 Januari pada Sidang
Mahkamah Konstitusi secara resmi UU no 20 Pasal 50 ayat 3 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dibatalkan . Pasal yang mengatur Rintisan Sekolah Bertaraf
Internasional (RSBI) di bawah sekolah-sekolah pemerintah itu dinilai
bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Sehingga mau tidak mau
status RSBI yang tinggal selangkah lagi menjadi SBI yang dimiliki SMPN 1
Magetan harus di lepaskan . Namun predikat sekolah terbaik di Kabupaten Magetan
tetap dimiliki .
Banyak yang bisa dibanggakan dari sekolah ini
. Seperti
ekstrakurikuler yang beragam dan hampir semua membuahkan prestasi yang
memuaskan . Baik akademik maupun non akademik . Diantaranya MIPA , seni lukis ,
PMR , Pramuka , Drum Band , Sepak Bola , Basket , Futsal , Pencak Silat ,
Paduan Suara , dll . Saat kita masuk di lorong tengah tersususn
banyakkkkkkkkkkkk sekali piala yang membuktikan prestasi para siswa dan siswi
SMPN 1 Magetan.
Bangga rasanya bisa menjadi salah satu siswa SMPN 1 Magetan . Diajar oleh guru-guru yang berpengalaman . Bertemu teman-teman yang berwawasan luas yang membuatku nyaman belajar di SMPN 1 Magetan ..
Sekian ceritaku kali ini
, jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini mohon dimaafkan yaaa karna
saya masih siswa kelas 9 SMP yang masih dalam proses belajar ..




